agung dani prudential

agung dani prudential

Jumat, 10 Oktober 2014

SUKSES ADA DI PIKIRAN ANDA

Benarkah ......

Gak percaya?

Apakah Anda pernah berfikir, apa yang membedakan kita dengan Bill Gates, selain kekayaan sebesar US $50 milyar?
Bukan gelar sarjana-nya (Bill Gates tidak pernah lulus universitas!), bukan karena keluarga-nya, bukan pula teman-nya (banyak orang miskin yang kenal dengan orang kaya, tapi mereka tidak jadi kaya juga, kan?).
Yang membedakan Anda dengan Bill Gates adalah hanya apa yang ada di benak Anda dan dia. Hanya itu saja. Pikiran Anda adalah satu-satu-nya yang membedakan Anda dengan seorang Bill Gates.
Apa arti-nya?

Arti-nya adalah bahwa apa dan siapa Anda sekarang disebabkan oleh pilihan Anda sendiri untuk berada dimana Anda sekarang berada.
Ya, murni keputusan Anda sendiri. Pikiran yang ada di benak Anda, membawa Anda untuk mengambil keputusan, yang pada akhirnya membawa Anda kepada kondisi Anda sekarang.
Faktor yang paling menentukan untuk melihat apakah Anda akan sukses, adalah;
Apakah Anda membentuk atau tidak, sebuah pikiran (mindset) yang akan mendorong dan memberikan kekuatan kepada Anda untuk melakukan tindakan dan menerapkan disiplin yang dibutuhkan untuk meraih sukses?

Bukan produk, perusahaan, bukan training, bukan artikel blog motivasi ini, bukan CD motivasi, dan bukan juga segerombolan up line Anda yang bersedia membantu Anda! Anda dan hanya Anda lah. It’s your mindset,!
Apakah Anda melatih pikiran Anda untuk berfikir seperti seorang pebisnis yang sukses, yang pada akhirnya, akan menjadikan Anda seorang pebisnis sukses?

“Tapi Berhati-hatilah Dengan Pikiran Anda, Pikiran Anda Sering Menipu!”
Seseorang yang sukses melakukan apa yang -secara sadar diputuskan – untuk tidak dilakukan oleh orang-orang yang tidak sukses. Keputusan untuk “gagal” ini, sangat mudah untuk dilupakan, karena pikiran Anda akan memberikan “alasan logis” yang membenarkan keputusan Anda tersebut. Jika Anda tidak berhati-hati, Anda akan membiarkan pikiran Anda menipu Anda.
Alasan-alasan umum seperti:

“saya terlalu sibuk saat ini”
“saya belum punya cukup waktu”
“saya terlalu capek untuk melakukan hal lain”
“saya tidak punya uang yang cukup untuk memulai”
“istri/suami saya tidak setuju”
“saya pernah mencoba, dan gagal”
“saya tidak punya pengalaman bisnis”
“saya tidak suka berjualan”
“saya mau mencoba bisnis yang lain”
“saya tidak punya kenalan, yang kira-kira mau ikutan juga”
“saya coba dulu produk-nya”
“saya terlalu gemuk”
“saya gengsi”
“saya pemalu”
“saya botak”

Coba Anda baca lagi alasan-alasan diatas, bukankah mudah bagi Anda untuk menemukan secara langsung -setidaknya- 3 alasan yang menenangkan/menyenangkan Anda, dan membuktikan kepada Anda bahwa Anda memang tidak bisa mendapatkan apa yang sebenarnya Anda inginkan?

Apakah alasan-alasan diatas benar-benar sebuah alasan yang sesungguhnya? Atau kah itu semua hanya alasan (yang dicari-cari) belaka? Mau tahu masalah sebenar-nya?

“Masalahnya Adalah, Bukan Pada Apakah Anda Bisa Atau Tidak, Tapi Apakah Anda Benar-benar Menginginkannya?”
Setiap kali Anda bilang “saya tidak bisa”, secara otomatis akan diterjemahkan oleh pikiran Anda sebagai; “saya tidak akan melakukan-nya”, dan Anda akan secara otomatis pula memberikan alasan-alasan yang “logis” untuk mendukung pendapat Anda tersebut.
Pikiran yang konsisten tentang sesuatu, akan menghasilkan pola tertentu dari cara berfikir Anda. Pola pikir Anda akan menghasilkan “rasa percaya” (beliefs), “sikap” (attitude), dan “nilai” (values). Beliefs, Attitudes, dan Values, akan menghasilkan “tindakan” (actions). Actions akan menghasilkan results. Cukup logis, bukan?

Kenyataan-nya, di dunia ini, hanya satu hal yang masuk hitungan; yaitu sesuatu yang Anda hasilkan (result), dan sesuatu tersebut adalah hasil dari serangkaian pola pikir Anda. Anda tidak dapat menghasilkan sesuatu yang tidak ada dalam diri Anda sendiri.
Ingat,; Bibit Jeruk Tidak Akan Menghasilkan Anggur, Dan Ayam Tidak Akan Menghasikan Kuda. Cukup Logis?

Singkat kata, jika Anda ingin menjadi “sesuatu”, mulai lah dengan membentuk dan melatih pikiran Anda untuk menjadi “sesuatu” itu!
“Namun Perlu Di-Ingat Kembali, Bahwa Anda Dan Diri Anda Sendirilah Yang Bisa Menolong Anda”
Dengan kata Lain Anda Harus segera Action!! Jangan biarkan diri Anda menjadi seorang pemimpi selamanya. Wujudkan mimpi Anda! Jadikan diri Anda seorang pemimpin, yang bertanggung jawab terhadap diri Anda sendiri, dan orang-orang yang Anda pimpin!

Saya disini hanya membantu Anda untuk melihat kenyataan hidup dan permasalahannya, memberikan sebuah motivasi pada diri Anda dan solusinya tentu Anda terapkan sendiri. Pilihan sepenuh-nya ada pada Anda.

Agung Dani Purnomo
HP. 081519777772, Pin BB :  7FE4A725

Senin, 22 September 2014

Indonesia Inspire Conference 2014

Sabtu, 6 September 2014



Menghadiri acara seminar IIC (Indonesia Inspire Conference) 2014 yang bertempat di MKG Kemayoran untuk yang pertama kalinya benar-benar membuat sy dan istri terbawa suasana yang penuh aura positif tentang motivasi dalam menjalani kehidupan, yang dibawakan dengan begitu apik oleh Motivator handal seperti James Gwee, TDW dan Merry Riana. 

Dalam seminar ini kita akan mendapat pencerahan : 
- Bagaimana merancang sebuah impian / goal? 
- Langkah apa yang harus Anda ambil untuk mencapai impian / goal Anda? 
- Bagaimana Anda tetap konsisten dan pantang menyerah dalam meraih impian Anda? 
- Butuh inspirasi, motivasi, dan ide ? Serta ingin belajar dari orang-orang yang telah sukses di
  bidangnya ?

Berikut latar belakang dari para Motivator :
 
Merry Riana
1. Merry Riana
Motivator Wanita No.1 di Indonesia & Asia
Founder ‘Life Academy – The Ultimate Teenage Program’
Tokoh Inspirasi Mega Best-Seller ‘Mimpi Sejuta Dolar’ dan Film ‘Merry Riana’
TV Host ‘Michael Merry Menginspirasi’ on RCTI
Radio Host ‘The Merry Riana Show’ on Sonora Network


2. Tung Desem Waringin (http://www.tungdesemwaringin.com/)
Tung Desem Waringin
- Pelatih Sukses No.1 di Indonesia versi Majalah Marketing.
- The Most Powerful People In Business and Idea versi Majalah SWA.
- Meraih rekor MURI sebagai Penulis Buku Inspirasional Pertama Financial Revolution di Indonesia yang penjualannya melebihi 10.511 eksemplar pada hari pertama peredarannya.
- Meraih Rekor MURI atas Rekor Penjualan Buku terbanyak yaitu Buku Marketing Revolution pada Hari Pertama Edar, sebanyak 38.878 eksemplar


3. James Gwee (www.seminarseumurhidup.com)
James Gwee
- Indonesia’s Favourite Trainer & Speaker – Motivator Indonesia
Keahlian  yang dimiliki yaitu pada  bidang Penjualan, Motivasi, Service Excellence, Leadership, Ketrampilan Manajerial , Team Building, dan Pengembangan Pribadi
- Penulis 10 buku yang terdiri dari 6 buku Best Seller Nasional
- Radio host talkshow Smart FM ”Smart Business Talk” yang didengarkan oleh satu juta pendengar di 20 kota di Indonesia.

4. Yehezkiel Zebua
Yehezkiel Zebua
 (www.yehezkielzebua.com) - The Youngest Certified Guerilla Marketing Coach in The World - CEO Volution Group  - Rocket Marketing Coach









Langkah Sejuta Suluh Merry Riana

Mengapa Menghadiri Seminar Ini?

Pertama kalinya Merry akan berbagi tentang buku LSS (Langkah Sejuta Suluh) dan secara detail akan menceritakan kisah inspirasinya dalam mengambil langkah-langkah untuk meraih mimpinya.
Akan dihadiri oleh lebih dari 1000 peserta, di mana Anda berkesempatan membangun network lebih luas.
Anda berkesempatan memperoleh ilmu yang komprehensif danaplikatif dari 4 Star Speakers dengan harga yang sangat terjangkau.




Teaser

Di seminar ini Merry Riana akan berbagi formula kesuksesannya sebagai berikut.

Formula sukses yang pertama adalah :
Beranilah mengambil langkah yang pertama.
Memang, tidak ada yang memastikan bila ikut bertanding pasti ada kemenangan.
Tapi sudah dapat dipastikan, jika Anda tak ikut pertandingan, Anda takkan menang.

Kunci formula sukses yang kedua adalah :
Lakukanlah dengan konsisten baik ketika masih bergerak lambat maupun ketika sudah melaju cepat.
Tidak ada yang menjamin bahwa setiap langkah pertama akan berhasil.
Tapi Merry Riana memiliki prinsip, lebih baik gagal dalam perjuangan meraih cita-cita daripada gagal tanpa tahu bagaimana rasanya berjuang.

Formula kesuksesan yang ketiga adalah :
Kenali dan maksimalkan talent dan passion Anda.
Talent dan passion adalah dua hal yang berbeda. Tapi bila dua hal itu dijadikan satu, tentu akan membentuk hal yang bagus.
Melakukan pekerjaan dengan talent dan passion akan membuat Anda menjadi sosok pribadi yang lebih sukses lagi.

Dan formula yang terakhir adalah :
Tidak pernah menyerah.
Tidak ada kekalahan sebelum waktu sudah habis. Kalau kita tetap tidak menyerah, selalu ada kesempatan di detik-detik terakhir.
Itulah yang menjadi suluh semangat saya.
Luar Biasa ...




Minggu, 30 Maret 2014

Elite Star Club 2014

Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan atas karunia dan berkah Allah SWT, 
Bulan Maret 2014 adalah bulan dimana saya mendapat kesempatan dan pengalaman untuk melaksanakan perjalanan jauh dan menyenangkan ke Amerika, tepatnya ke kota New York sebagai reward atas prestasi yang telah di capai dalam setahun perjalanan sebagai agen. Apresiasi yang begitu besar diberikan oleh PT. Prudential Insurance kepada para agen, Leader dan Pru flyer untuk merasakan aura kota New York sebagai kota yang Never Sleep di belahan benua Amerika. Terima kasih Prudential yang selalu mendengar dan mengerti kebutuhan pelanggan dan para agen.




Selasa, 04 Februari 2014

PROMOSI UNIT MANAGER 2014

Hari rabu tanggal 29 Januari 2014 adalah hari sejarah buat saya sebagai agen yang di promosikan menjadi Unit Manager. Sejak bergabung selama setahun sebagai agent, tepatnya  tanggal 18 desember 2012 cukup banyak merasakan perjuangan dan pengalaman mencapai impian untuk naik kelas menjadi Unit Manager by sistem dengan merekrut 4 agen baru dan membina kerjasama yang solid dengan leader serta nasabah, dan akhirnya dengan doa dan ikhtiar, alhamdulillah semua dapat dilalui dengan baik dan lancar.

foto bersama leader mr. tejo purnomo, yang mengenalkan dan membimbing menjadi UM


tiket undangan promosi UM 2014
foto bersama spouse dan leader ibu elis setyaningrum dan bp. tejo purnomo

Kamis, 09 Januari 2014

SEPUTAR INFO ASURANSI



Setiap Orang Perlu Asuransi
Ketika kita melamar pekerjaan di sebuah perusahaan, apa yang menjadi pertimbangan kita selain gaji yang cukup? Saya yakin kita juga mencari jaminan kesehatan dari perusahaan tersebut.
Jaminan kesehatan yang diberikan perusahaan tempat kita bekerja, adalah bentuk asuransi yang membuat kita bisa bekerja dengan tenang karena jika kita sakit, kita tidak memikirkan biaya pengobatan lagi, karena sudah ditanggung oleh perusahaan (atau lebih tepatnya perusahaan asuransi yang ditunjuk oleh boss kita).

Lalu apa bedanya dengan kita memiliki polis asuransi sendiri? Sebenarnya sama saja. Intinya, setiap orang perlu asuransi, supaya ketika menjalani kehidupan sehari-hari, tingkat kecemasan kita terhadap waktu sakit, atau kecelakaan dan meninggal dunia, bisa dieliminasi sampai ke titik aman.

Jadi jika ada orang yang menolak asuransi, mungkin disebabkan oleh kurangnya informasi dan kesadaran tentang jaminan kehidupan yang lebih baik, untuk dirinya sendiri dan utamanya untuk keluarga inti yang menanggung beban ketika dia sakit, kecelakaan atau meninggal dunia.

Setiap orang perlu asuransi, karena setiap orang punya resiko dalam pekerjaan, kehidupan dan masa depan. Dengan memiliki polis asuransi dari perusahaan yang tepat, resiko besar bisa dialihkan kepada perusahaan asuransi tersebut.
Hidup bisa lebih nyaman jika ada pertanggungan yang besar ketika kita tidak mampu lagi membiayai kehidupan kita di masa tua dsb.

Kapan Kita Harus Punya Asuransi?
Pertanyaan sepele yang jawabannya justru serius nih. Kapan kita harus punya asuransi?
Mengingat taraf hidup masyarakat Indonesia masih rendah, tentu tidak semua orang bisa membayar premi asuransi. Padahal semua orang perlu asuransi, baik itu kesehatan maupun jiwa.
Jika saya sekilas melihat usia pekerja di Indonesia, terutama di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan dan Denpasar (masih ada kota besar lain seperti Ujung Pandang, Kendari, Balikpapan dst), yaitu antara usia 20-55 tahun, maka waktu terbaik untuk memiliki asuransi bagi diri sendiri adalah di usia 21 tahun sampai 40 tahun.

Mengapa?
Alasan pertama adalah, 
usia 21 tahun sudah dianggap mature atau dewasa secara fisik mental dan pikiran, dan sudah ada yang bekerja sehingga orang itu memiliki penghasilan pribadi.

Alasan kedua, 
di usia 21 tahun, kondisi fisik rata-rata orang masih dalam keadaan sangat prima, sehingga mudah untuk mengajukan SPAJ, dengan premi rendah namun memiliki manfaat tinggi. Semakin tua usia kita, semakin tinggi premi namun manfaat mulai terbatas.

Alasan ketiga, 
menabung adalah hal tersulit yang harus dilakukan di usia tersebut, karena tuntutan gaya hidup yang serba konsumtif. 

Jika kita sudah bisa mengelola pikiran kita untuk masa depan yang terbaik, tentu asuransi merupakan elemen yang harus segera dilengkapi sebelum berumah tangga dan memiliki keturunan.
Saya ingat apa yang dikatakan trainer / pelatih saya di seminar fast start, yaitu: di usia produktif mulai 21 tahun sampai 40 tahun, manusia cenderung produktif juga untuk menghasilkan banyak utang. Mulai utang kartu kredit, utang kendaraan bermotor, rumah serta barang konsumtif seperti komputer pribadi dan telepon genggam, serta gaya hidup modern yang ingin selalu eksis.

Bayangkan jika terjadi sesuatu di jarak usia tersebut, maka sebuah keluarga bisa terpuruk karena utang belum lunas di sana sini, belum lagi untuk biaya makan sehari-hari dan juga biaya sekolah anak.
Padahal semakin ke depan, semakin banyak orang muda yang kena penyakit berat seperti jantung, stroke, ginjal, paru-paru akibat merokok, gula darah dan juga HIV AIDS.

Jadi, kapan kita harus punya asuransi? 
Tentu saja secepatnya. Ini perlu kesadaran dari diri kita sendiri untuk mencintai keluarga kita. Cinta saja tidak cukup karena manusia perlu makan dan masa depan yang cerah.
Jangan tunda lagi, segera miliki polis asuransi ketika kita masih sehat, karena kesehatan memang mahal harganya.



Selasa, 10 Desember 2013

PROSEDUR PENGAJUAN KLAIM

Dalam dunia perasuransian, penyebutan kata ‘klaim’ menjadi sesuatu yang sensitif. Sering kita dengar istilah  ‘klaim’ yang dapat berarti ‘pergantian risiko’. Dalam asuransi jiwa, klaim mencakup beberapa hal. Anda dapat mengajukan klaim ketika Anda rawat inap di Rumah Sakit, mengalami cacat tetap total (yang disebabkan oleh sakit kritis terlebih dahulu, kecelakaan, maupun tidak), penyakit kritis, kecelakaan yang disertai meninggal, dan meninggal dunia.

Penggantian klaim bukan tanpa pengajuan. Ya, dalam hal-hal ketika klaim seharusnya keluar, memang harus diajukan. Perusahaan asuransi di tempat Anda berasuransi tidak akan tahu jika Anda tidak mengajukan klaim Anda.

Lalu, bagaimana pengajuan klaim Anda Ketika Anda memiliki polis dari Prudential life Assurance, dengan saya sebagai Agen Asuransi Anda?

Pertama, hubungilah Agen Asuransi Anda. Jika saya yang menjadi Agen Anda, Anda dapat langsung menghubungi saya. Singkatnya, dalam hal ini, saya sebagai Agen Asuransi Anda akan memerlukan bantuan Anda. Kita akan bekerja sama dengan segera untuk mengurus kelengkapan yang menjadi syarat-syarat pengajuan klaim seperti formulir pengajuan klaim, Surat Keterangan Dokter, fotokopi berbagai dokumen seperti KTP penerima manfaat, fotokopi hasil pemeriksaan Laboratorium dan Radiologi, Surat Berita Acara Kepolisian Asli, kwitansi asli Rumah Sakit, maupun polis asli dan berbagai dokumen penting yang dianggap perlu oleh Prudential Life Assurance.

Berikut saya paparkan jenis-jenis klaim dan syarat-syaratnya :

1.   Rawat Inap di Rumah Sakit
Jika terjadi Rawat inap, maka dokumen yang diperlukan untuk pengajuan klaim adalah sebagai berikut :
  • Formulir Klaim karena Kecelakaan yang ditandatangani oleh Pemegang Polis atau Penerima Manfaat sesuai Tanda Tangan pada SPAJ.
  • Surat keterangan Dokter.
  • Fotokopi seluruh hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi (jika ada).
  • Kwitansi asli berikut rinciannya (PHS) atau kwitansi yang dilegalisir (PRU Med) dari RS.
  • Fotokopi Kartu Identitas Pemegang Polis.dan dokumen-dokumen lain yang dianggap perlu oleh Prudential.

2.   Cacat Total dan Tetap
Jika terjadi keadaan cacat tetap total—baik yang diakibatkan oleh kecelakaan, pasca penyakit kritis, maka dokumen yang perlu disiapkan untuk pengajuan klaim adalah :
  • Formulir Klaim Cacat Total dan tetap yang ditandatangani Pemegang Polis sesuai dengan tanda tangan SPAJ.
  • Surat keterangan Dokter Klaim Cacat Total dan Tetap (TPD).
  • Fotokopi seluruh hasil pemeriksaan Laboratorium dan Radiologi (jika ada).
  • Surat Berita Acara Kepolisian Asli untuk cacat yang disebabkan oleh kecelakaan dan melibatkan pihak kepolisian.
  • Fotokopi Kartu Identitas Pemegang Polis.
  • dan dokumen-dokumen lain yang dianggap perlu oleh Prudential.

3.    Penyakit Kritis
       Jika penyakit kritis tiba-tiba menyerang Anda, maka dokumen yang diperlukan untuk pengajuan klaim :
  • Formulir Klaim Penyakit Kritis yang ditandatangani oleh Pemegang Polis atau Penerima Manfaat sesuai Tanda Tangan pada SPAJ.
  • Surat Keterangan Dokter Penyakit kritis yang sesuai dengan penyakit kritisnya.
  • Fotokopi seluruh hasil pemeriksaan Laboratorium dan Radiologi.
  • Fotokopi Kartu Identitas Pemegang Polis.
  • dan dokumen-dokumen lain yang dianggap perlu oleh Prudential.

4.    Kecelakaan yang disertai keadaan Meninggal
Jika terjadi Kecelakaan yang disertai dengan keadaan meninggal, maka Anda sebagai kerabat dekat si pemilik polis akan mengajukan manfaat asuransi Pru PADD (Personal Accident Death and Disablement).
Dalam hal, ini, jika si pemilik polis mendapatkan kecelakaan dan kemudian meninggal, maka syarat-syarat yang harus diajukan terkait pengajuan klaim adalah :
  • Formulir Klaim karena Kecelakaan yang ditandatangani oleh Pemegang Polis atau Penerima Manfaat sesuai Tanda Tangan pada SPAJ.
  • Surat Keterangan Dokter Klaim Meninggal.
  • Surat Keterangan Meninggal dari Dokter/ RS dan Pemerintah setempat.
  • Fotokopi seluruh hasil pemeriksaan Laboratorium dan Radiologi.
  • Fotokopi KTP/bukti kenal diri dari Penerima manfaat.
  • Surat Berita Acara Kepolisian Asli jika meninggal karena kecelakaan.
  • Fotokopi Surat Perubahan Nama Tertanggung dan Penerima Manfaat (jika ada).
  • Polis Asli dan Dokumen-dokumen lain yang dianggap perlu oleh Prudential.

5.       Meninggal Dunia
Jika terjadi keadaan meninggal dunia bagi si pemilik polis, maka sama seperti pada keadaan kecelakaan yang menyebabkan meninggal, maka Anda sebagai kerabat dekat akan membantu proses pengajuan klaim ini.
Dalam hal ini, dokumen-dokumen yang harus Anda siapkan meliputi :
  • Formulir Klaim Meninggal karena Kecelakaan yang ditandatangani oleh Pemegang Polis atau Penerima Manfaat sesuai Tanda Tangan pada SPAJ.
  • Surat Keterangan Dokter Klaim Meninggal.
  • Fotokopi seluruh hasil pemeriksaan Laboratorium dan Radiologi.
  • Fotokopi KTP/bukti kenal diri dari Penerima manfaat.
  • Surat Keterangan Meninggal dari Dokter/ RS.
  • Surat Keterangan Meninggal dari Pemerintah setempat.
  • Fotokopi Surat Perubahan Nama Tertanggung dan Penerima Manfaat (jika ada).
  • Surat Keterangan Kepolisian (BAP) asli jika tertanggung meninggal karena kecelakaan.
  • Polis Asli, dan dokumen-dokumen lain yang dianggap perlu oleh Prudential.
Jadi, jika Anda ingin mengajukan klaim sesuai dengan kondisi yang terjadi, orang pertama yang Anda hubungi adalah Agen Asuransi yang menjual Manfaat Asuransi kepada Anda. Jika misalkan Agen Asuransi Anda sedang berada di luar kota atau luar negeri, janganlah cemas. Anda bisa langsung menghubungi nomor telepon Manager Agen Anda di Polis. Atau, Anda juga dapat menghubungi perusahaan asuransi tersebut. Anda bisa melihat nomor kontak perusahaan di Polis yang Anda miliki. 

Seringkali perusahaan asuransi memiliki beberapa orang yang dipekerjakan di Rumah Sakit untuk membantu nasabah-nasabah asuransi dalam pengajuan klaim. Ada juga beberapa Agen Asuransi yang sudah berkomitmen dengan temannya untuk membantu pengajuan klaim jika salah satu dari mereka sedang dalam keadaan darurat. (Dalam hal ini Agen Asuransi Anda membawa seorang teman yang berprofesi sebagai Agen Asuransi juga untuk menyatakan bahwa jika saya tidak bisa, maka ia akan menggantikan tugas dan tanggung jawab saya).
Intinya, proses pengajuan klaim itu mudah jika Anda memiliki Agen yang berkualitas, kelengkapan dokumen dan persyaratan sudah dipenuhi, dan kejujuran dalam proses pengajuan klaim.

Senin, 09 Desember 2013

PROTEKSI RESIKO KEHIDUPAN BERBAGAI SAKIT PENYAKIT

Rekening Prudential memberikan proteksi terhadap banyak resiko kehidupan, salah satunya adalah proteksi terhadap berbagai sakit penyakit. Jenis manfaat tambahan yang dapat dipilih oleh nasabah tergantung kepada golongan kriteria jenis penyakit.
Penyakit pada dasarnya terbagi atas 2 kriteria :
  • Penyakit Umum, contoh : Demam Biasa, Flu, Sakit Maag, Pusing, Tipus, Demam Berdarah, dan sebagainya. Penyakit umum dapat disembuhkan dalam tempo relatif cepat melalui teknologi pengobatan di Rumah Sakit saat ini dan membutuhkan biaya relatif lebih kecil dibandingkan perawatan untuk biaya sakit kritis. Biaya perawatan untuk penyakit umum dapat dicover melalui manfaat tambahan antara lain : PRU Hospital&Surgical (PHS), dan PRUMedical (Prumed)
  • Penyakit Kritis, contoh : Kanker, Stroke, Jantung Koroner, Tumor, Parkinson, Gagal Ginjal, dan sebagainya. Penyakit kritis umumnya memerlukan perawatan lebih intensif , waktu dan biaya yang harus dikeluarkan akan jauh lebih banyak dibandingkan penyakit umum. Biaya perawatan penyakit kritis dapat dicover melalui manfaat tambahan antara lain : PRU Crisis Cover 34 (CC34), PRU Crisis Cover Benefit 34 (CCB34), PRU Multiple Crisis Cover (MCC), PRU Crisis Income (CI), PRU Early Stage Crisis Cover (ESCC)

PRU Medical – PRU Hospital & Surgical
  • Prumed merupakan sistem Reinbursement (sistem Klaim), untuk nasabah yang telah melakukan rawat inap minimal 2×24 jam di Rumah Sakit. Prumed bisa double klaim dengan asuransi lain karena Prumed menggunakan bon asli atau legalisir. Prumed memberikan penggantian untuk 3 jenis kategori : Rawat Inap Harian, ICU, dan Pembedahan.
  • PHS memberikan nasabah sebuah kartu PHS eksklusif, perawatan minimal 1×24 jam di Rumah Sakit. Perawatan di RS SOS Panel tidak perlu DownPayment (DP), cukup tunjukkan kartu PHS sebagai jaminan pembayaran (polis harus status inforced). Perawatan di luar RS SOS Panel, akan menggunakan sistem Klaim. Klaim PHS harus menggunakan bon asli RS. PHS memberikan penggantian untuk banyak kategori perawatan di Rumah Sakit (lebih banyak dibanding kategori Prumed). Berikut di bawah ini adalah tabel penggantian biaya RS. Tipe kartu dimulai dari varian terendah (Tipe A) sampai varian tertinggi (Tipe F).


Ada pengecualian beberapa jenis penyakit untuk 12 bulan pertama setelah polis issued / pemulihan, antara lain :



Pengecualian PHS lainnya :
  • Penyakit atau ketidakmampuan yang telah diketahui ataupun tidak oleh nasabah yang terjadi dalam kurun waktu 2 tahun sebelum tanggal berlakunya proteksi
  • Perawatan yang dilakukan di AS, Jepang dan Kanada
  • Setiap ketidakmampuan yang terjadi dalam masa tunggu 30 hari, kecuali kecelakaan
  • Biaya yg tdk sesuai dgn kenyataan perawatan penyakit
  • Biaya krn donor organ tubuh
  • Rawat jalan yg tidak terkait dgn rawat inap, kecuali rawat jalan kecelakaan
  • Penyakit, cidera krn tindakan bunuh diri
  • Perawatan bertujuan untuk mengatasi kegemukan
  • Pemeriksaan mata, rabun jauh,pembelian kacamata/alat bantu pendengaran
  • Perawatan/pembedahan pengubahan jenis kelamin
  • Perawatan gigi (dental)
  • Kanker yg telah didiagnosis atau diobati dalam 90 hari sejak tgl berlakunya proteksi
  • Perawatan karena kehamilan
  • Sunat
  • Kelainan bawaan,cacat bawaan, penyakit keturunan baik diketahui atau tidak
  • Operasi plastik
  • Biaya perawatan yg tdk berhubungan dgn diagnosis alasan rawat inap(check up, imuninasi, vaksin, biaya istirahat, telekomunikasi,penyewaan TV, lemari pendingin, dll)
  • Diagnostik semata
  • Perawatan yg bukan di RS/Klinik
  • Perawatan krn kesehatan usia lanjut, mental usia lanjut
  • Kelainan jiwa/cacat mental
  • Percobaan bunuh diri
  • Narkoba
  • Terorisme, huru hara, perang, pemberontakan
  • Reaksi nuklir,radiasi,kontaminasi
  • Penyakit krn hub seksual/kelainan seksual
  • Cidera krn Olahraga proffesional, balap, dan olahraga berbahaya lainnya
  • Cidera krn ikut Penerbangan tanpa ijin
  • Cidera krn tindak kejahatan/melanggar hukum
  • Tindakan kejahatan oleh pihak yg berkepentingan atas Polis
  • AIDS, HIV dan komplikasinya

Crisis Cover Prudential
Berbeda dengan klaim kesehatan yang bisa dilakukan berkali-kali sampai selesai masa pertanggungannya, maka klaim crisis cover adalah klaim yang memberikan UP sekaligus dalam bentuk besar (konsepnya serupa dgn UP Jiwa). Apabila nasabah terkena salah satu dari kondisi  kritis yang tercantum dalam polis maka nasabah akan menerima penggantian berupa klaim Uang Pertanggungan (UP) Sakit Kritis.


Setiap manfaat tambahan penyakit kritis baik PRU Crisis Cover 34 (CC34), PRU Crisis Cover Benefit 34 (CCB34), PRU Multiple Crisis Cover (MCC), PRU Crisis Income (CI), atau PRU Early Stage Crisis Cover (ESCC), masing-masing  memiliki persyaratan klaim yang berbeda-beda. Persamaan mendasar adalah klaim crisis cover sudah dapat dilakukan setelah polis telah berusia minimal 90 hari.
  • CC34 mengcover penyakit kritis stadium menengah-tinggi. UP CC34 yang dibayarkan akan mengurangi UP Asuransi Jiwa Dasar.
  • CCB34 mengcover penyakit kritis stadium menengah-tinggi atau resiko kematian. UP CCB34 dibayarkan tanpa mengurangi UP Asuransi Jiwa Dasar.
  • MCC mengcover stadium menengah-tinggi, masa tunggu 14 hari sejak klaim. MCC tidak mengurangi UP Asuransi Jiwa Dasar dan bisa mengcover maksimal 3 X klaim kondisi kritis yang berbeda (kecuali kanker) di tambah 1X klaim Angioplasty.
  • CI mengcover stadium menengah-tinggi tanpa mengurangi UP Asuransi Jiwa Dasar. Klaim UP CI dibayarkan sebagai pengganti ‘income’ seseorang yang hilang karena terkena kondisi kritis. UP CI dibayarkan bertahap ke dalam rekening bank milik nasabah setiap bulannya sampai akhir masa pertanggungan atau meninggal dunia.
  • ESCC bisa mengcover mulai dari stadium awal (diberikan 50% dari UP) dan apabila penyakit mulai naik ke stadium menengah-tinggi (diberikan 50% dari UP), tetapi apabila nasabah langsung terdiagnosa terkena resiko stadium menengah-tinggi maka nasabah langsung diberikan 100% dari UP.
Setiap manfaat tambahan crisis cover memiliki karakteristik yang berbeda yang dapat dipilih sesuai kondisi keuangan dan kebutuhan nasabah.

Berikut daftar 34 jenis penyakit kritis (Crisis Cover) yang saat ini dicover oleh Prudential :